
sungai yang banyak fungsi kepada kita -sekadar hiasan
Seorang sahabat yang suka mencari-cari kesalahan. Dengan perangainya, ia akan mampu menunjukkan kesalahan sahabat-sahabatnya. Bahkan jika sesuatu terjadi pada dirinya, maka ia menyalahkan sahabatnya juga.
“Aku terjatuh kerana sahabatku meletakkan sabun ini bukan pada tempatnya,” kata Ahmad kepada sahabatnya saat ia terjatuh di kamar mandi.
“Kamu mengalami musibah ini karana kamu tidak berhati-hati. Oleh kerana itu, kalau berjalan harus hati-hati,” kata sahabat tersebut. kepada Ahmad yang terseliuh kakinya.
Pada suatu hari, Ahmad berjalan-jalan di pinggir hutan. Matanya tertuju pada sekelompok lebah yang mengerumuni sarangnya.
“Wah, madu lebah itu pasti sangat manis. Aku akan mengambilnya. Aku akan mengusir lebah-lebah itu !”
Ia pun mengambil sebuah galah dan menyodok sarang lebah itu dengan keras. Ribuan lebah merasa terusik dan menyerang Ahmad itu. Melihat binatang kecil yang begitu banyak, Ahmad lari melintang pukang. Lebah-lebah itu tidak membiarkan musuhnya pergi begitu saja. Satu …dua …tiga, lebah-lebah menyengat dengan sengatannya.
“Aduh …..tolong ….. !” Sakit !! Ahmad menluncurkan dirinya ke sungai. Tak lama kemudian, lebah-lebah itu pergi meninggalkan Ahmad yang dalam kesakitan.
“Mengapa kamu tidak menolongku ? Jika kamu sahabat padaku, pasti sudah berusaha menyelamatkanku. Semua ini salah kamu !”
Sahabatnya diam sejenak, lalu mengambil selembar kertas putih.
“Ahmad, apa yang kamu lihat dari kertas ini? Itu hanya kertas putih, tidak ada gambarnya,” jawab Ahmad.
Kemudian, sahabatnya menoreh ke atas kertas putih dengan sebuah titik berwarna hitam. “Apa yang kamu lihat dari kertas putih ini? Ada gambar titik hitam di kertas putih itu ! Ahmad, mengapa kamu hanya melihat satu titik hitam pada kertas putih ini? Padahal sebagian besar kertas ini berwarna putih.
Betapa mudahnya kamu melihat kesalahan sahabatmu ! Padahal masih banyak hal baik yang telah kami lakukan padamu.” Sahabatnya berjalan pergi meninggalkan Ahmad yang duduk termenung.
Mari kita belajar mengoreksi diri sendiri sebelum kita menyalahkan orang lain. Jangan hanya melihat sisi buruk suatu masalah, tetapi kita perlu juga melihat sisi baiknya.
shakshaf : MENASIHATI ORANG yang BERSALAH, TIDAK SALAH. YANG SALAH MEMIKIRKAN KESALAHAN ORANG!!!!.



